AKSELERASI…IHHHHH SYEREM YA MA ???
“Anak aksel pasti stress karena materi yang padat dimampatkan jadi dua tahun”, “bagaimana dengan perkembangan psikologi dan emosionalnya kalau mereka berteman hanya 20 orang dan lulus lebih cepat?”, “wah…ngga akan ada waktu buat maen dong, soalnya pasti akan banyak tugas, ulangan ama PR” Pertanyaan-pertanyaan diatas mungkin mewakili sebagian besar orang tua atau siswa ketika mendengar kelas akselerasi. Padahal pertanyaan dan pernyataan diatas muncul karena baik orang tua maupun siswa yang bertanya bukan orang cerdas istimewa. Kita selalu memandang anak cerdas dari sudut pandang kita yang tidak cerdas istimewa. Mereka kita anggap akan kesulitan belajar karena kita memang sulit belajar. Kita melihat mereka seolah stress padahal kita memang tidak cerdas. kita melihat mereka kewalahan belajar karena kita dulu kesulitan menyelesaikan tugas sekolah. Jadi kita memandang mereka selalu dari sudut pandang dan pengalaman sendiri tanpa mau memahami karakteristik, kebutuhan, hak d...