Postingan

Salah Satu Cara Mengatasi Anak Sulit Belajar

January 27, 2009 by deateytomawin Orang tua sering bingung dan pusing menghadapi anak usia 5-8 tahun untuk belajar ketika ia sulit untuk belajar. Bahkan ada orang tua stress menghadapi anak yang demikian apalagi melihat anak-anak tetangganya yang telah jauh lebih maju karena rajin dan cepat menyesuaikan diri dalam proses belajar mereka. Kebingungan dan kepanikan orang tuan ini tidak jarang diakhiri dengan membentak anak, memarahi, menjewer juga memberi bayaran berupa kue, permen dan sebagainya. Dalam tulisan ini penulis mengajak orang tua untuk tidak lagi pusing dan bingung dengan kondisi anak tersebut tetapi hendaknya sesegera mungkin mengajak anak untuk bermain terlebuh dahulu. Permainan yang dimaksukan di sini adalah serangkai gerakan-gerakan(senam) otak. Senam otak (brain gym) adalah rangkaian latihan gerakan sederhana yang dilakukan untuk memudahkan kegiatan belajar. Rangkaian gerakan yang dilakukan bisa memperbaiki konsentrasi belajar si kecil, meningkatkan rasa percaya diri, me...

FAKTOR MOTIVASI DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS AKSELERASI (Bagian 1)

Gambar
Siswa yang mengikuti program akselerasi adalah siswa yang memiliki tingkat kecerdasan, komitmen dan kreatifitas yang sangat tinggi. Namun dalam kenyataannya, kita sebagai guru sering mendapatkan prestasi siswa yang belum maksimal mengembangkan potensinya. Bahkan mungkin tidak mustahil ada siswa yang gagal melanjutkan program akselerasi sampai akhir. Salah satu masalah yang paling terasa adalah kurangnya motivasi diri dari siswa itu sendiri sehingga kemampuannya tidak terksplorasi dengan maksimal. Kalau siswa akselerasi diibaratkan sebagai bahan peledak, maka memantikkan api adalah yang selalu menjadi masalah. Perlu strategi khusus untuk mampu memotivasi diri mereka agar timbul kesadaran bahwa sebenarnya mereka memiliki potensi luar biasa yang harus dikembangkan. Guru akselerasi harus mampu membangkitkan motivasi belajar siswa agar sisa dapat berupaya mengerahkan segala kemampuannya dalam proses belajar. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar dan fasilitator namun juga sebaga...

Orang Kidal Berpikir Lebih Cepat dan Kreatif

Senin, 24/05/2010 13:58 WIB Merry Wahyuningsih - detikHealth Jakarta, Orang selalu diajarkan untuk menggunakan tangan kanan saat bersalaman, makan, menulis, olahraga, atau pekerjaan lainnya. Tapi banyak seniman, olahragawan bahkan pemimpin dunia yang punya kebiasaan kidal alias terbiasa menggunakan tangan kiri. Benarkah orang kidal lebih cepat dan kreatif? Tangan kiri memang lekat dengan anggapan 'tangan setan' atau 'tangan terkutuk'. Dan sejak kecil orangtua sudah mengajarkan anaknya untuk selalu menggunakan tangan kanan untuk melakukan hal-hal baik. Banyak orangtua di tahun 70-an dan 80-an yang memaksa anaknya yang kidal untuk dapat menggunakan tangan kanan. Tetapi sekarang diketahui bahwa orang kidal lebih unggul, seperti menjadi pilot pesawat tempur atau kemampuan berbicara dan mengemudi pada saat yang sama. Menurut Scientific American, ada sekitar 15 persen orang yang aktif menggunakan tangan kiri atau kidal. Alasan sebagian orang kidal tidak sepenuhnya jel...

Advertising

Advertising

POLA ASUH KELUARGA DALAM MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN SISWA

Gambar
Saya pernah menulis tentang beberapa karakter unik anak Cerdas istimewa dan beberapa solusi penanganannya berdasarkan pengalaman saya selama mendampingi Anak Cerdas Istimewa (ACI) melalui program akselerasi. Namun yang lebih menarik sebenarnya adalah bagaimana pengalaman penulis dan pengurus program akselerasi dalam menghadapi berbagai karakter orang tua anak akselerasi yang juga memiliki karakter “khusus” dibandingkan dengan orang tua dari siswa reguler. Saya belum menemukan alasan mengapa merasa kalau orang tua siswa akselerasi juga memerlukan pendampingan dan penanganan khusus selama anaknya mengikuti program akselerasi ini. Namun saya mungkin bisa menduga - dugaan yang dilandasi pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai tipe dan karakter orang tua siswa akselerasi – bahwa hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal berikut : Pertama, orang tua belum memahami keunikan, kelebihan dan kelemahan dari anak cerdas istimewa itu sendiri. Banyak orang tua yang baru menyadari bahwa an...

Menggali Bakat Memoles Potensi

Gambar
Koran SI Senin, 17 Mei 2010 - 13:11 wib SETIAP anak mempunyai kemampuan berbeda. Ada yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata, ada juga yang lemah menyerap pelajaran. Kemampuan yang berbeda itu mengharuskan perlakuan yang juga berbeda. Wakil Menteri Pendidikan Fasli Djalal mengatakan, setiap sekolah harus melihat kemampuan setiap individu siswa. Sekolah perlu mempunyai portofolio perkembangan siswa setiap semester. Pengetahuan akan perkembangan anak sangat membantu. Tidak hanya untuk persiapan semua ujian termasuk ujian nasional (UN), namun juga peningkatan kemampuan lainnya. Untuk sekolah-sekolah yang bagus, biasanya mengetahui jika standar kelulusan UN masih sangat kecil. Karena itu, sekolah berusaha membuat tingkat kelulusan sekolah jauh lebih tinggi sehingga untuk memperlakukan siswa yang mempunyai kecepatan menyerap pelajaran, sekolah melakukan sejumlah upaya. Seperti memasukkan mereka di kelas akselerasi. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan tant...